Bagai Terlahir Kembali di Jakarta
Haruka Nakagawa atau dikenal juga dengan nama Harugon merupakan salah satu member JKT48 Team J. Dia adalah member yang bergabung ke dalam tubuh JKT48 dalam misi Team Kaigai sebagai member overseas dari AKB48. JKT48 merupakan Sister Group pertama AKB48 di luar Jepang yang didirikan di penghujung tahun 2011. JKT48 dibentuk dan di produseri langsung oleh Yasushi Akimoto, seorang produser musik ternama di Jepang yang juga merupakan produser dari AKB48 (Akihabara, Tokyo, Jepang), SKE48 (Sakae, Nagoya, Jepang), NMB48 (Namba, Osaka, Jepang), HKT48 (Hakata, Fukuoka, Jepang), dan SNH48 (Shanghai, China). Haruka bergabung dengan JKT48 sebagai hasil kebijakan dari Team Shuffle dalam tubuh 48 sisters pada Konser Tokyo Dome pertengahan 2012. Haruka mulai aktif bersama JKT48 di penghujung tahun 2012. Saat ini dia tergabung dalam Team J dari JKT48 dan menjadi member langganan senbatsu (member terpilih) dalam beberapa single JKT48.
Haruka dan Perjalanan Karir Bersama AKB48
Sebelum dipindahkan ke JKT48 sesuai dengan kebijakan management 48 sister pada konser Tokyo Dome 2012. Haruka merupakan member AKB48 yang lulus pada audisi generasi ketiga AKB48 pada tanggal 3 desember 2006. Haruka kemudian bergabung kedalam Team B AKB48 bersama salah satu kunci member AKB48 yang juga rekan seangkatannya yaitu Mayu Watanabe. Pada saat terjadi re-shuffle member AKB48 pada tanggal 23 Agustus 2009, Haruka kemudian dipindahkan ke Team A AKB48.
Sebagaimana yang kita ketahui, persaingan menembus jajaran Senbatsu (member pilihan) yang bertugas membawakan lagu utama dalam Single AKB48 sangatlah sulit. Jumlah member yang sangat banyak membuat persaingan menjadi lebih sulit. Namun begitu, Haruka tetap mampu berprestasi dengan dua kali menembus senbatsu dalam single AKB48.
Keberhasilan pertama Haruka menembus senbatsu adalah pada single ke 17 AKB48 yang berjudul Heavy Rotation yang dirilis pada 18 agustus 2010. Posisi ini dia dapatkan setelah mampu menembus peringkat ke 20 dalam pemilihan umum (Senbatsu Sousenkyo) AKB48 pada tahun 2010. Single dengan video clip cukup "berani" ini yang dikemudian hari dipopulerkan kembali di Indonesia oleh grupnya saat ini JKT48.
Keberhasilan kedua Haruka menembus jajaran senbatsu adalah pada single ke 19 AKB48 yang berjudul Chance no Junban yang dirilis pada tanggal 8 desember 2012. Kali ini posisi senbatsu berhasil diraih Haruka melalui keberhasilannya meraih juara ke empat dalam Janken Tournament AKB48.
Kepindahannya ke JKT48
Kejutan besar terjadi pada konser AKB48 di Tokyo Dome pada pertengahan tahun 2012. Secara mengejutkan terjadi perombakan besar-besaran di dalam tubuh 48 sisters dimana banyak member yang berpindah team bahkan berpindah group. Salah satu "big shock" dalam konser itu adalah kepindahan Haruka Nakagawa dan Aki Takajo (Akicha) ke JKT48.
Link video ... klik
Sebelum resmi pindah ke JKT48, Haruka masih sempat mengikuti Janken Tournament AKB48 dimana dia bertanding dengan membawa bendera Indonesia dan kostum bertuliskan JKT sebagai salah satu bukti komitmen besarnya pada JKT48.
Bagai Terlahir Kembali di JKT48
Pasca kepindahannya ke JKT48, Haruka seakan menapaktilasi lagi jejak karirnya bersama AKB48 dulu. Bersama JKT48 sosok Haruka yang sempat menjalani operasi pita suara pada 19 Februari 2012 ini seakan terlahir kembali. Sikapnya yang friendly dan membumi disertai keluguan, kejenakaan dan semangat yang dibalut rasa percaya diri yang tinggi menjadikannya sosok yang bersinar terang diantara kumpulan sinar di JKT48. Haruka memulai aktifitas bersama JKT48 di penghujung 2012 dengan debut di theater nya bersama Team J pada tanggal 26 Desember 2012.
Sebagai member yang kenyang asam garam dunia idol bersama AKB48, kehadiran Haruka di JKT48 membawa angin segar yang luar biasa. Haruka membawa semangat dan etos kerja idol di Jepang yang kemudian ia tularkan kepada member JKT48 lainnya. Selain itu, wajah pure Jepang dan logat bicara yang khas menjadikan Haruka begitu menonjol diantara member JKT48. Belum lagi sikap dan kepribadiannya yang heboh dan "rusuh (dalam artian lucu)" memberikan daya pikat tersendiri dalam setiap lagu dan penampilannya bersama JKT48 terutama di Theater.
Haruka juga membawa semangat luar biasa ke dalam tubuh JKT48 dengan tekadnya yang besar untuk tumbuh dan berkembang bersama JKT48. Bahkan dalam acara Talk Show "Jakaruta te dokko?" yang menghadirkan JKT48 sebagai bintang tamu di AKBCafe Jepang pada November 2012 secara terang-terangan ia mengutarakan tekadnya untuk menjadikan JKT48 sebagai grup besar bahkan "lebih besar" dari AKB48. Suatu hal yang kedengaran mustahil bagi sebagian orang, tapi tidak bagi Haruka yang punya tekad dan kemauan keras untuk menggapai mimpinya.
--JKT48 Talk Show "Jakarta te dokko?" AKBCafe .... Link
Salah satu hal yang menonjol dari Haruka Nakagawa adalah adaptasinya yang begitu pesat. Mulai dari menemui lokasi menuju theater yang tergenang banjir hingga cepatnya beradaptasi dengan masakan Indonesia. Bahkan jauh-jauh hari sebelum resmi di transfer ke JKT48, Haruka telah mempersiapkan diri dengan giat belajar Bahasa dan hal-hal yang berhubungan dengan Jakarta dan Indonesia.
Bahkan belum berapa lama di JKT48, Haruka sudah didapuki sebagai sosok utama dalam iklan minuman isotonik yang image nya begitu lekat dengan JKT48, Pocari Sweat. Dalam iklan bertajuk Love Letter itu Haruka tampak mendapat spot utama, bahkan lebih banyak dari sang wajah JKT48 sendiri, Melodi Nurramdhani Laksani (Melody JKT48).
--JKT48 Pocari Sweat "Love Letter" TV Commercial.. Link
Segala bentuk kecepatan adaptasi diatas ditambah dengan sikap yang polos dan membumi membuat Haruka dengan cepat mengambil hati fans. Secara cepat pula ia menjadi populer di mata para fans. Beberapa saat setelah debutnya bersama JKT48, ia mampu menembus line up yang diturunkan JKT48 yang diturunkan dalam event AKB Kouhaku Uta Gassen di Jepang pada penghujung 2012 dimana ia bersama para member JKT48 lainnya tampil membawakan lagu Kitagawa Kenji. Haruka bersama Aki Takajo (Akicha JKT48) terpilih menjadi representasi JKT48 dalam ajang AKB Kouhaku awal 2013.
Meraih Posisi Center Senbatsu Sepanjang Karir
Keputusan Haruka untuk bergabung dengan JKT48 nampaknya adalah keputusan yang tepat. Jika dalam dunia sepakbola kita kerap menyaksikan pemain top yang di klub lamanya jarang bermain di posisi reguler kemudian pindah atau dipinjamkan ke klub lain dan menjadi line up di team barunya, mungkin hal ini bisa menjadi analogi tentang Haruka di JKT48.
Hal ini tidak berlebihan karena setelah mampu menembus jajaran senbatsu di JKT48, Haruka akhirnya mampu meraih posisi prestisius yang menjadi impian hampir seluruh member 48 Sister. Ya, Haruka akhirnya mampu meraih posisi center (member utama) dalam single bertajuk Koisuru Fortune Cookie yang dirilis tanggal 21 Agustus kemarin. Ini adalah kali pertama Haruka Nakagawa meraih posisi prestisius ini.
--Koisuru Fortune Cookies (Members, Staff, and Fans Together Version) ... Link
Haruka, JKT48 dan Indonesia
Sebagai seorang perantau yang notabene tinggal di negeri orang Haruka begitu cepat menyesuaikan diri. Belakangan bahkan dia mengaku betah dan bahagia tinggal di Indonesia sehingga "malas" untuk kembali ke Jepang. Kehangatan penduduk Indonesia, teman-teman yang baik dan pastinya fans yang begitu mencintainya menjadikan ia susah untuk beranjak pulang ke negeri asalnya. Bukan lantaran tak mencintai Jepang namun hal ini karena ia begitu kerasan tinggal di negara yang sebenarnya baru mengenal konsep Idol Group ini.
Hal lain yang juga menjadi alasan betahnya Haruka di Indonesia adalah kuliner Indonesia yang menurutnya sangat luar biasa. Sebagai orang yang doyan makan, Haruka tentu tahu membedakan rasa enak dan terasa begitu "nendang" di mulutnya. Soto daging, bebek goreng, bakpia pathok, nasi goreng, dan bakso menjadi makanan kegemarannya
Haruka, Sisi Inspiratif dan Fans
--- Dimana Bumi Dipijak Disitu Langit Dijinjing
Ya pribasaha ini cukup tepat diarahkan pada Haruka. Berada di negeri orang, Haruka dengan cepat menyesuaikan diri dengan kontur budaya, bahasa hingga masakan di negara tersebut. Hal ini bisa kita napaktilasi apabila suatu saat kita berada di daerah atau bahkan di negara lain.
--- Selalu Akan Ada Kesempatan Kedua
Posisi rangking dalam pemilu AKB48 yang terus melorot tak membuat Haruka patah arang. Keyakinan yang kuat dan semangat membara membuat takdir seakan memberi kesempatan kedua kalinya bersama JKT48. Hal ini perlu kita pelajari bahwa kegagalan atau penurunan dalam hidup bukanlah akhir tapi dengan rasa percaya diri dan semangat pantang menyerah itu bisa jadi adalah jalan Tuhan untuk memberi kita kesempatan kedua.
--- Berani Mengambil Keputusan, Setiap Keputusan Akan Selalu Mengandung Resiko
Ya. Haruka mengajarkan kita hal ini. Keberaniannya untuk "move on" ke JKT48 dengan memanfaatkan momen program study overseas transfer yang diberikan sang total produser Yasushi Akimoto adalah sebuah perjudian dalam karirnya. Namun keberanian ini terbukti memberikan second wind dalam karirnya.
Setiap keputusan tentu mengandung resiko. Terdampar di negeri orang, kendala bahasa, budaya, dan juga cuaca, dan yang paling sulit tentu saja jauh dari rumah dan orang tua adalah harga yang harus ditebus seorang Haruka Nakagawa. Sebuah keseriusan yang berbuah hasil manis yang akan menjadi catatan sejarah dalam kehidupannya.
Kita dapat belajar dari semua ini bahwa hidup adalah pilihan dan setiap pilihan mengandung resiko, tanpa pengorbanan takkan ada pencapaian.
Tulisan ini bukan bermaksud melakukan pemujaan berlebihan terhadap suatu sosok, tetapi dibuat untuk menyebarkan sisi positif yang bisa dipetik dari suatu figur.
Sumber : Kaskus



Sepi amat gaada yang komen :v